Tingkatkan Kapasitas ASN Disperindag Kukar Lewat Bimtek SIINAS dan TKDN IK

img

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar mengikuti bimtek Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS) dan Tingkat Komponen Dalam Negeri Industri Kecil (TKDN IK). Kegiatan tersebut digelar oleh Disperindag Kaltim, di Balikpapan, belum lama ini.

 

Plt Kepala Disperindag Kukar Sayid Fhatullah mengatakan, bimtek tersebut menyasar bagi ASN pengadaan barang. Hal itu dilakukan agar dapat memastikan seluruh pelaku usaha industri harus terdaftar pada SIINAS itu.

 

"Di dalam SIINAS ada kemudahan perizinan dan bisa dikontrol oleh kita. Sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo bahwa kita harus belanja produk produk dalam negeri," kata Sayid Fhatullah pada Poskotakaltimnews, Jum'at (31/5/2024).

 

Belanja produk produk dalam negeri bagian dari mendukung pelaku usaha lokal. Produk lokal juga memiliki kualitas yang bagus dan tak kalah saing dengan import.

 

"Belanja produk lokal ini untuk menghilangkan mindset yang biasa belanja produk luar, karena miliki gengsi yang tinggi. Maka dari itu mindsetnya kita balik yakni gengsi apabila tak belanja produk lokal," sebutnya.

 

Menurutnya, belanja produk luar boleh saja tapi dengan catatan produk tersebut tak ada di lokal seperti pakan ikan dan lainnya. Ia meyakini pelaku usaha lokal dapat memproduksi barang yang mirip dengan luar.

 

"Boleh saja kita belanja produk luar, tapi kalau produk lokal itu tak ada," ungkapnya.

 

Belanja produk lokal juga telah tertuang pada kebijakan peraturan Bupati (Perbub) yakni, Perbub Nomor 74/2021 tentang Bena dan Beli produk lokal. Hal ini juga terus disosialisasikan kepada sejumlah pihak baik Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dunia usaha dan lainnya.

 

"Bena dan beli produk lokal terus kita sosialisasikan kepada antar OPD, dunia usaha bahkan perbankan," ujarnya.

 

Dirinya berharap, melalui upaya itu dapat meningkatkan penjualan produk lokal. Sehingga pelaku usaha di Kukar naik kelas dan terwujudnya masyarakat yang sejahtera.

"Kami berharap, pelaku usaha kita naik kelas, maju dan terwujudnya kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (adv/riz)